MTQ Nasional XXXI di Semarang Jadi Momentum UMKM Tembus Pasar Nasional

MTQ Nasional XXXI di Semarang Jadi Momentum UMKM Tembus Pasar Nasional
Berita Senin, 24 Agustus 2026 26 kali dibaca

MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang tak hanya menjadi agenda keagamaan. Gelaran nasional ini juga membuka peluang bagi UMKM lokal Kota Semarang untuk memperluas pasar.

MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang tak hanya menjadi agenda keagamaan. Gelaran nasional ini juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar.
Sekitar 11 ribu orang yang terdiri dari kontingen, panitia pusat, dan official dijadwalkan hadir dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang. Kondisi ini dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah ruang promosi agar produk UMKM dapat ikut mengambil manfaat dari momentum tersebut. Produk lokal akan hadir dalam berbagai agenda Semarak MTQ Nasional, di antaranya Halal Food Festival di Plaza Simpang Lima, Mini Dugderan, Expo Kaligrafi, Fashion Show Islami dan Batik Muslim Awards, serta Lomba Rebana Tingkat Nasional di TBRS.

Bagi pelaku usaha, kehadiran peserta dari berbagai daerah bukan hanya peluang transaksi selama acara. Produk kuliner, batik, fesyen muslim, kriya dan produk kreatif khas Semarang berpotensi dikenal lebih luas dan menjadi pilihan oleh-oleh untuk dibawa pulang ke daerah asal.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan MTQ Nasional harus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

“Kita ingin MTQ Nasional memberi manfaat yang lebih luas bagi Kota Semarang, termasuk para pelaku UMKM. Produk lokal harus tampil dengan kualitas yang baik, memenuhi standar, dan memiliki daya saing sehingga mampu menangkap peluang pasar nasional,” ujar Agustina.

Untuk memperkuat kesiapan produk, Pemkot Semarang melalui program Waras Ekonomi telah memfasilitasi penerbitan 100 sertifikat halal untuk sektor batik, kriya dan kuliner. Selain itu, sebanyak 50 sertifikat TKDN diberikan kepada 20 UMKM.

Persiapan produk lokal juga terlihat dalam WARASVERSE 2026 bertema “Kekuatan Lokal Menuju Global” yang berlangsung 21–23 Agustus 2026 di The Park Mall Semarang. Kegiatan tersebut menghadirkan pameran produk, talkshow strategi bisnis, workshop, turnamen board game hingga pertunjukan musik.

Program Waras Ekonomi sendiri diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari pendataan, kurasi produk, pelatihan hingga pembukaan akses pasar dan business matching. Platform tersebut juga menyediakan katalog produk unggulan UMKM dan kerajinan lokal Kota Semarang.

MTQ Nasional XXXI akan berlangsung pada 13–18 September 2026. Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai pasar sesaat, tetapi menjadi pintu bagi UMKM Semarang mendapatkan konsumen baru dari luar daerah.

Tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas setelah gelaran MTQ berakhir. Jika produk mampu mempertahankan mutu, kemasan, kapasitas produksi dan pemasaran, promosi selama MTQ dapat berkembang menjadi akses pasar yang lebih panjang bagi UMKM Semarang.

Sumber: jateng.idntimes.com

Jelajahi Semarang Virtual Tour